Hari 17 : Menggapai Puncak Sejati 2

    Setelah dari pos 1 seperti pada tulisan Menggapai Puncak Sejati 1 kita akan memasuki perkebunan warga. Perkebunan ini merupakan lahan yang dipinjam dari perhutani karena sudah masuk wilayah hutan. Tanaman yang dibudidayakan adalah kopi yang menjadi bahan baku kopi raung yang terkenal itu. Kondisi tanah di tempat ini berupa tanah berkerikil/pasir khas pegunungan dengan warna merah dan coklat gelap. Pohon kopi yang ditanam juga memiliki ukuran yang bervariasi, ada yang sudah berproduksi dan ada yang masih baru ditanam. Perjalanan dari pos 1 ke atas melewati jalan kecil diantara pepohonan kopi tersebut dengan tanjakan-tanjakan kecil. 

    Sesampainya di ujung perkebunan kita akan bertemu dengan hutan yang tidak terlalu rapat. Pohon-pohon sudah menjulang tinggi dengan jarak yang renggang sehingga masih banyak sinar matahari masuk. Sepanjang perjalanan sesekali menemukan pohon yang sudah tumbang menghalangi jalan. Banyaknya sinar matahari yang masuk membuat rumput di area bawah pohon tumbuh subur. Rumput-rumput ini menjadi makanan bagi hewan yang masih ada di sekitar sana. Terdapat juga jejak kaki hewan yang diperkirakan macan kumbang atau sejenisnya. Kemungkinan hewan banyak yang berkeliaran karena sebelumnya gunung raung ditutup agak lama sebelum akhirnya dibuka. Belum lama dibuka setelah itu kemudian ditutup kembali karena ada pendaki yang hilang. Setelah operasi SAR ditutup dan korban ditemukan, pos pendakian kembali dibuka.

    Berbeda dengan jalur pendakian pada umumnya, di gunung raung penamaan tempatnya bukan pos melainkan camp. Setelah berjalan dari pos satu kita akan sampai di camp 1 dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Pepohonan di sekitar sini sudah mulai rapat dan kondisinya lembab. Perjalanan berikutnya yaitu menuju camp 2 sudah berada di area hutan dengan kondisi tanah yang lembab. begitu juga perjalanan menuju camp 3 dan camp 4. Sepenajng perjalanan dari camp 1 hingga camp 4 kita harus hati-hati dan pastikan kaki terlindungi dengan aman. Selain melindungi dari ranting atau benda tajam, kita juga harus memastikan tidak terkena lintah/pacet karena kondisi tanah yang lembab.


Istirahat sejenak di tengah perjalan menuju camp 4


    Setelah melewati jalan menanjak yang berada di punggungan bukit dan kita sampai di camp 4. Lokasi ini lumayan luas dan bisa digunakan untuk mendirikan tenda. Perjalanan hari pertama berhenti di tempat ini saat sore hari. Sebelum hari mulai gelap, kami bergegas mendirikan tenda untuk tempat istirahat. Setelah itu kami bersiap membuat makan malam hingga akhirnya hujan mulai turun. Kegiatan memasak dilanjutkan di depan tenda yang sudah ditambah flysheet didepannya supaya lebih banyak ruang. Hari semakin gelap dan udara semakin dingin diiringi rintikan hujan yang belum reda kami menyantap makan malam bersama. Setelah selesai makan malam dilanjutkan bincang-bincang ringan sembari brifieng untuk perjalanan esok hari kemudian istirahat.

    Keesokan hari hujan sudah mulai reda, kami bersiap membuat sarapan pagi. Setelah makanan siap kami segera menyantap hingga habis. Kami bergegas untuk bersiap setelah makan pagi dan hujan sudah reda. Semua peralatan dimasukan kembali ke tas masing-masing dan siap untuk melanjutkan perjalanan.  Tidak jauh berbeda dengan hari sebelumnya, jalan sepanjang jalur ini semakin menanjak dan bersebelahan dengan jurang. Target hari itu adalah sampai di camp 7 sebelum malam tiba. Semua orang menikmati perjalanan walaupun kadang nafas terengah-engah saat bertemu tanjakan. Setelah melewati camp 5 cuaca mulai berubah hingga akhirnya turun hujan. Semua berhenti dan mengeluarkan jas hujan kemudian melanjutkan perjalanan.

    Hujan akhirnya setelah menguras tenaga karena jalan basah dan licin belum lagi angin yang berhembus lumayan kencang. Hujan berhenti kini kami disambut kabut yang mulai turun hingga akhirnya sampai di camp 7. Tempat ini lebih luas dan paling luas dibandingkan tempat camp lainnya karena biasa dipakai tempat istirahat sebelum melanjutkan ke puncak. Terdapat juga gubuk kecil yang digunakan untuk menampung air. Seperti rutnitas sebelumnya setelah sampai tempat camp kami endirikan tenda, mmembuat makan kemudian istirahat untuk persiapan esok hari. Perjalanan esok akan lebih memerlukan kehati-hatian dan stamina yang prima sehingga kami harus memulihkan tenaga.

    Keesokan hari kami mulai bersiap membawa barang secukupnya karena tenda akan ditinggal. Hari masih petang, perjalanan diiringi cahaya dari headlamp masing-masing. Perjalanan menuju camp 8 dan camp 9 tidak jauh berbeda dengan perjalanan sebelumnya. Setelah camp 9 kita akan sampai di puncak bendera dan sudah tidak ada pepohonan.


#menyusurisudutnegeri #28haribercerita

ARTIKEL TERKAIT

0 COMMENTS

LEAVE A COMMENT