Menuju Yogyakarta

    Mentari pagi sudah mulai nampak dari ufuk timur, perjalanan sudah menanti kembali. Pagi itu aku mulai merasa tidak enak badan. Kepala masih sedikit pusing dan badan masih agak hangat. Kondisi ini efek dari cuaca panas serta kelelahan ditambah saat di perjalanan aku minum minuman dingin. Tidak seperti biasanya, setelah mandi badan terasa menggigil walaupun biasanya aku juga mandi air dingin. Tujuan berikutnya sudah ditetapkan yaitu Yogyakarta. Jarak dari Solo menuju Yogyakarta tidak terlalu jauh hanya sekitar 60 KM. Hari itu aku memutuskan berangkat agak siang untuk memulihkan tenaga terlebih dahulu. Setelah dirasa cukup aku mulai bersiap untuk melanjutkan perjalanan. Setelah berpamitan dengan mas febrian aku mulai menyusuri jalan perumahan menuju jalan raya.

    Jalanan sudah mulai ramai dengan berbagai jenis kendaraan yang melintas. Matahari masih setia menemani hari itu dengan teriknya yang menyengat. Jalan yang aku lalui relatif datar hanya tanjakan dan turunan kecil yang tak nampak jelas. Menjelang waktu dzuhur aku sudah sampai di wilayah klaten. Mulai memasuki perbatasan provinsi jawa tengah dan yogyakarta sekitar pukul 2 siang. Sesampainya di sekitar candi prambanan aku menghubungi sandi sembari istirahat di warung dekat spbu. Tak lama berselang dia datang saat aku sedang menikmati teh hangat. Kondisi badan semakin terasa tidak karuan namun masih lumayan jauh menuju tempat tujuan. Dengan berbagai pertimbangan akhirnya sepeda aku naikan ke motor bersama denganku menuju rumah kontrakan sandi.

    Jarak yang lumayan jauh dan lalu lintas yang mulai ramai memperlambat perjalanan kami. Tak lama berselang akhirnya kami sampai di tujuan. Sepeda aku simpan dan kemudian berganti pakaian untuk istirahat. Setelah makan mi ayam akhirnya aku memutuskan untuk meminum obat yang aku bawa dari tempat mas feb kemudian tidur. 

ARTIKEL TERKAIT

0 COMMENTS

LEAVE A COMMENT