Hari 11 : Tanjung Layar

    Kabupaten Lebak merupakan masuk wilayah di Provinsi Banten dan merupakan salah satu kabupaten terluas. Daerah ini memiliki bentang wilayah yang bervariasi mulai dari pegunungan hingga daerah pesisir. Wilayah pesisir di lebak berada di bagian selatan dan menghadap langsung ke samudra hindia. Di sepanjang pesisir terdapat beragam pantai yang indah dan menarik untuk dikunjungi. Salah satu pantai itu adalah Tanjung Layar. Pantai ini termasuk salah satu ikon wisata di kabupaten lebak. Tak lengkap rasanya saat kita berkunjung ke lebak jika belum mengunjungi pantai ini.

    Pantai Tanjung Layar juga biasa disebut sebagai pantai sawarna karena lokasinya yang berada di desa sawarna. Lokasi ini berada sekitar 150 KM dari pusat Kabupaten Lebak  yaitu Rangkasbitung. Transportasi umum yang bisa digunkan juga terbatas, hanya ada bus umum. Jika menggunakan kendaraan pribadi, waktu yang dibutuhkan sekitar 3-4 jam perjalanan darat. Ada beberapa jalur yang bisa ditempuh untuk sampai disana. Namun yang paling mudah adalah melewati jalur yang dilewati transportasi umum. Jalur ini menuju arah selatan dan melewati beberapa wilayah kecamatan dengan medan yang naik turun namun tergolong sepi.

    Sepanjang perjalanan kita akan melewati beberapa pemukiman dan beberapa lahan sawit serta hutan. Saat sudah sampai di wilayah selatan maka pemandangan akan mulai berubah yaitu berupa pesisir pantai laut selatan. Selama perjalanan juga kita akan menjumpai beberapa pantai, baik yang ada pengelolanya maupun tidak. Ketika sampai di wilayah kecamatan bayah, kita akan menjumpai bangunan besar di bibir pantai. Bangunan itu merupakan pabrik semen merah putih dan menjadi salah satu objek vital nasional. Mendekati lokasi pantai kita akan melewati hutan dan perkebunan hingga menuju area Pantai sawarna.

    Apabila menggunakan kendaraan besar maka kita hanya bisa sampai di area parkir dan dilanjut berjalan kaki menuju pantai. Jika menggunakan sepeda motor, bisa kita bawa masuk sampai di tepi pantai. Melewati gang sempit di sepanjang pemukiman warga. Di sekitar pemukiman terdapat banyak penginapan-penginapan yang bisa kita sewa. Sementara di pinggir pantai hanya ada warung-warung kecil. Area pantai yang pertama terlihat setelah keluar dari pemukiman adalah pantai ciantir. Untuk sampai di tanjung layar kita harus berjalan atau berkendara sepeda motor ke arah timur. Sudah disediakan jalan paving menuju ke arah pantai tanjung layar. 

    Sesampainya disana kita akan disuguhi tulisan besar "Tanjung Layar" berlatar belakang dua batu berjejer tinggi. Deburan ombak disini lumayan besar hingga menimbulkan semburan karena menabrak karang. Jika kondisi sedang surut maka akan nampak karang yang membentang. Kita bisa berjalan menuju ke arah batu yang berdiri di tengah-tengah. Jika ingin berenang maka kita harus menunggu air pasang yang akan menggenangi area karang. Untuk bisa berenang pastikan datang kesana saat air sedang pasang karena diluar area batu sudah termasuk dalam dan ombaknya besar. 


    Jika sedang beruntung kita juga bisa melihat nelayan sedang mencari ikan ataupun kepiting. Mereka menggunakan ban bekas untuk mengapung di laut. Selain menggunakan pancing, ada juga yang menggunakan jaring. Mereka akan menebar jaring kemudian ditunggu beberapa saat sebelum diambil kembali. Tempat ini akan ramai pengunjung ketika akhir pekan atau saat libur nasional tiba.  Jika hari-hari biasa hanya ada beberapa pengunjung saja. Itulah sekilah mengenai Pantai Tanjung layar, masih banyak tempat-tempat menarik lainnya di Kabupaten Lebak yang belum aku kunjungi. Sampai jumpa di tulisan-tulisan lainnya.

#menyusurisudutnegeri #28haribercerita

ARTIKEL TERKAIT

0 COMMENTS

LEAVE A COMMENT